oleh

Maraknya Drone Liar, TNI AU Gelar Pelatihan Terbangkan Drone di Tegal.

-Regional-866 views

Tegal, korankompas.com – Sebanyak 60 peserta Pelatihan Sertifikasi Basic Remote Pilot Course FASI Batch 38 Tahun 2021, mengikuti kegiatan di Stadion Indoor Trisanja Slawi Jl. Ir. H. Djuanda Kelurahan Pakembaran Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal, sejak Sabtu (16/10) hingga Minggu (17/10) Pukul 16.50 WIB.

Kegiatan ini ditutup oleh Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie, Bsc.

Jual Karpet Masjid
Jual Karpet Masjid

Hadir pada acara penutupan ini, Paban II Spotdirga Kol. Pnb. Agung Sasongkojati dan Dansatrad 214/Tegal Letkol Lek Priambodo S.R, M.Tr.Han.

Acara penutupan pelatihan ini, diawali dengan Pembacaan AlFatihah oleh seluruh peserta yang hadir, dilanjutkan sambutan Paban II Spotdirga, serta penyematan Brevet dan Pets Kehormatan Kepada Wakil Bupati Tegal, di lanjutkan foto bersama dan diakhiri dengan Doa Penutup.

Foto bersama peserta pelatihan Pilot Drone
Foto bersama peserta pelatihan Pilot Drone

Mendapat kesempatan pertama, dalam memberikan sambutan pada acara penutupan pelatihan ini, selaku penyelenggara, perwira TNI AU ini menyampaikan.

“Assalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Yang kami hormati Wakil Bupati Tegal, Komandan Satrad 214 Tegal, serta para peserta pelatihan sekalian, kami mewakili Bapak Aspotdirga TNI-AU, mengucapkan terimakasih kepada Bupati Tegal yang telah menyediakan fasilitas dan tempat. Sehingga acara ini, bisa terlaksana dengan lancar dan baik” kata Paban II Spotdirga Kol. Pnb. Agung Sasongkojati.

Suasana pelatihan 2 hari di Tegal
Suasana pelatihan 2 hari di Tegal

Kemudian dilanjutkan sambutan Bupati Tegal Dra. Umi Azizah yang dibacakan Wakil Bupati Tegal Sabililah Ardie, Bsc.

“Puji syukur Alhamdulillah, hari ini Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa masih memberikan kita kekuatan dan nikmat sehat, sehingga Pelatihan Remote Pilot Drone Tingkat Dasar Bersertifikat Angkatan ke-38, selama dua hari ini, bisa terselenggara dengan baik dan lancar. Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tegal, mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan ini, dan memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih yang sebesar besarnya kepada jajaran TNI Angkatan Udara dan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), yang telah memfasilitasi terselenggaranya program pelatihan ini. Mudah-mudahan bekal ilmu yang diperoleh selama pelatihan ini bermanfaat untuk meningkatkan kemampuannya dalam mengoperasikan drone. Menggunakannya lebih bijak sesuai ketentuan regulasi penerbangan, mencetak para pilot drone yang bertanggung jawab dan bisa menjadi pelopor penerbangan drone yang baik, yang tidak saja memiliki kecakapan terbang yang baik, tapi juga menguasai teori,kepribadian, dan kedisiplinan dalam penggunaannya. Selanjutnya saya titip pesan, kebersamaan antar peserta yang sudah terbangun baik ini bisa terus ditingkatkan. Salah satunya dengan membentuk wadah komunitas pilot drone di Kabupaten Tegal sebagai forum komunikasi dan silaturahmi, disampung memudahkan fungsi pembinaannya ke depan. Hal ini penting sebab perkembangan dunia aeromodeling termasuk teknologi drone ini terus meningkat pesat. Kebaharuan akan datang silih berganti dan harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas dan sumber daya manusia, sehingga melalui wadah ini upaya upgrading akan berjalan lebih mudah” papar Bupati Tegal, panjang, melalui teks yang dibacakan wakilnya.

Hingga kegiatan penutupan acara ini, seluruh peserta tertib dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Peserta pelatihan Pilot Drone dari Brebes
Peserta pelatihan Pilot Drone dari Brebes

Seluruh peserta merasakan puas atas terselenggaranya acara kegiatan pelatihan ini.

“Saya sangat senang dengan adanya acara pelatihan remot pilot drone tingkat dasar bersertifikat ini, karena selama ini kita bermain drone tidak tau aturan dan regulasi kedirgantaraan. Setelah mengikuti pelatihan selama dua hari banyak ilmu yang didapat dari para instruktur seperti Paban Kolonel Agung Sasangko” ucap Andrian, salah satu pegiat Pilot Drone dari Bumiayu.

Yang menarik dari pelatihan ini, tentang pelajaran dunia penerbangan, seperti tekanan angin, pengetahuan dunia penerbangan dan lainnya.

“Diantarnya, setelah mengikuti pelatihan ini, sebelum menerbangkan drone, kita harus faham, daerah mana saja yg tidak boleh menerbangkan drone, pengurusan perijinan menerbangkan drone, tujuan untuk keperluan apa, apakah maping atau hanya main main, dan masih banyak ilmu lainya”. Tambah Andrian Igong, peserta dari Komunitas Drone Brebes. (gong).

Sampaikan acara acara kegiatan masyarakat dan peristiwa terkini di wilayah anda ke redaksi korankompas.com.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed