oleh

Inilah Daftar Makam Walisongo di Indonesia

-Dakwah-239 views

Jakarta, korankompas.com – Daftar Makam Walisongo di Indonesia sebagai berikut :

1. Makam Sunan Kalijaga atau Raden Said di Demak
2. Makam Sunan Kudus atau Ja’far Shodiq di Kudus
3. Makam Sunan Muria atau Raden Umar Syahid di Kudus
4. Makam Sunan Bonang atau Raden Makdum Ibrahim di Tuban
5. Makam Sunan Drajat atau Raden Qasim di Lamongan
6. Makam Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim di Gresik
7. Makam Sunan Giri atau Raden Paku di Gresik
8. Makam Sunan Ampel atau Raden Mohammad Ali Rahmatullah di Surabaya
9. Makam Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah di Cirebon

Bagi anda kaum muslimin yang hendak berziarah ke makam para wali, hendaknya mengetahui keutamaan ziarah ke makam makam tersebut.

Ziarah kubur bukan hal terlarang. Hukumnya mustahab (dianjurkan). Syariat telah menentukan hikmah dari anjuran berziarah kubur, yaitu:

1. Mengingatkan hamba kepada akhirat dan memberi pelajaran berharga baginya akan kehancuran dunia dan kefanaannya. Sehingga jika ia kembali dari makam, timbul rasa takut kepada Allah Azza wa Jalla yang bertambah, dan kemudian memikirkan akhirat dan beramal untuk itu.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنِّي كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا فَإِنَّهَا تُذَكِّرُكُمْ الْآخِرَةَ
Dulu aku melarang kalian ziarah kubur. Sekarang, kunjungilah karena mengingatkan kalian kepada akhirat [HR. Muslim, an-Nasâi, dan Ahmad]

2. Mendoakan kebaikan bagi mayit dan memohonkan ampunan bagi mereka. Ini merupakan bentuk perbuatan baik orang yang masih hidup kepada orang yang telah mati. Amalannya telah putus begitu ia menghembuskan nafas terakhirnya meninggalkan dunia menuju akhirat.

Oleh sebab itu, ia sangat membutuhkan orang-orang yang berbaik hati mau mendoakan kebaikan dan ampunan baginya, serta menjadikannya penghuni surga.

Secara eksplisit, doa yang dilantunkan peziarah kubur sebelum memasuki makam menjadi dasar hikmah kedua ini. Ditambah dengan riwayat bahwa ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma menceritakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang pergi di malam hari ke (kompleks makam) Baqi’.

‘Aisyah Radhiyallahu anhuma menanyakan alasan kepergian beliau.
Beliau  menjawab:
إِنِّيْ أُمِرْتُ أَنْ أَدْعُوَ لَهُمْ
Aku diperintah untuk mendoakan mereka [1]

3. Pada tata cara berziarah, bagi yang mengikuti petunjuk Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , berarti ia telah berbuat baik kepada dirinya sendiri. Sebaliknya, orang-orang yang melakukan perbuatan macam-macam dalam berziarah, mereka telah menjerumuskan diri ke dalam jurang kesesatan. (uha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed