oleh

Ratusan Pengusaha Jakarta, Penuhi Silaturahim Akbar di Swiss Bell Hotel Mangga Besar

Jakarta, korankompas.com – Ratusan Pengusaha Muslim dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul memenuhi ruangan salah satu ballroom Hotel Swissbell Mangga Besar Jakarta, Senin (16/5) pagi hingga sore hari.

“Dalam rangka halal bihalal, komunitas dakwah Nasuha mengundang seluruh anggota kami untuk menyatukan kembali tali silaturahim setelah berpuasa selama sebulan dan meryakan Hari Raya Idul Fitri 1443 H” kata Haerul Ihwan, Ketua DPP Nasuha, di selal sela acara tersebut.

Acara dibuka oleh Okky, pembawa acara pada event nasional ini. Kemudian peserta dipersilahkan untuk saling berbagi pengalaman selama bergabung dalam komunitas dakwah Nasuha.

Peserta membentuk kelompok kelompok kecil per lima orang. Tampak keakraban diantara mereka, setelah lama, tidak bersua.

Keperihatinan nasional disampaikan Haerul Ihwan, Ketua Umum DPP Nasuha pada awal sambutannya.

“Hari ini ada seorang ibu kandung yang terlilit utang pinjol, lalu dengan tega membunuh anak bayi, anak kandungnya, ini terjadi di tingkat masyarakat bawah. Kemudian pada skala nasional, isu Negara kita memiliki utang hingga 7.000 triliun menjadi keperihatinan kita sebagai bangsa yang kaya raya akan sumber daya alam. Nasuha mengajak seluruh anggota untuk menghadapi keperihatinan semua ini dengan mengajak semua orang dakwah . agar hidup tidak bergantung pada utang” papar Haerul Ihwan, yang juga Pengusaha yang sudah lunas utangnya sebesar 58 Milyar.

Pada sambutan kedua, Ketua Dewan Penasehat Nasuha, H. Sabandi mengajak sahabat nasuha untuk berkontribusi dalam pembangunan Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Mantab di Bogor, yang digagas Nasuha.

Dalam kesempatan itu, H. Sabandi menyerahkan tanah wakaf seluas 4.000 meter persegi kepada H. Bambang Sumantoro, Ketua Dewan Syuro Nasuha disaksikan H.M. Farhan Mauludi, Lc Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Mantab.

“Setelah lama, tidak mendengarkan pencerahan dari Guru kita, marilah dengan khidmat kita dengarkan nasihat dari sosok yang kita mulyakan, Ustadz HM, Farhan Mauludi, Lc” teriak Okky, pembawa acara.

Hadirinpun berdiri sambil mengepalkan tangan, memekikkan takbir, Allohu Akbar.. Allohu Akbar..Allohu akbar..!!!.

Seperti biasanya, Ustadz HM Farhan Mauludi, Lcmengawali ceramahnya dengan candaan nakal, dan disambut geerrrr oleh sahabat Nasuha.

“Puasa sudah, lebaran sudah, semngatnya kenapa menurun, menjawab salam saya saja lirih sekali, saldo kosong ya?” Tanya Ustadz HM Farhan Mauludi, Lc.

“Tiddaakkk…”jawab ratusan Pengusaha Nasuha.

Lalu Ustadz alumni Universitas Islam Madinah inipun mengulangi salam pembukanya dengan nada lebih keras.

“Assalamualaikum warhmatullahi wabarakatuh” salam Ustadz HM. Farhan Mauludi menggema.

“Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh” jawab hadirin menggelegar seisi ruangan, kompak.

Beberapa materi yang disampaikan oleh Ustadz muda yang hafal Alqur’an ini adalah diantaranya

Pertama, berharap hadirin segera taubat nasuha, karena resiko usia, kita semua tidak tahu umur kita sampai kapan.

Kedua, manusia harus menyadari penuh dengan dosa di dunia. Ketiga, Manusia dipaksa masuk surge oleh Alloh Swt.

Kemudian niatkan semua demi/karena Allah. Kelima, lakukan sesuatu dengan ikhlas hanya karena Allah Swt.

Keenam, siapapun yang ditakdirkan datang menghampiri kita, meminta bantuan, maka terima dengan ikhlas dan baik, bantulah dengan ikhlas, karena akan jadi ladang pahala.

Ketujuh, ikuti dan teladani orang orang yg ikhlas. Selanjutnya, sedikitpun janganlah kita menjadi manusia sombong, karena kesombongan yang akan menghancurkan.

Lalu, syukuri, nikmati apa yang ada. Dan terakhir, yakini masalah yang datang, ujian yangg ada , dll, semua adalah cara Allah untuk menghapus dosa dosa kita.

Tepat tiba waktu Dhuhur, ratusan Pengusaha Nasuhapun melalksanakna Sholat Dzuhur berjama’ah di depan Ballroom lantai tiga yang luas. Dilanjutkan makan siang dengan kudapan khas lebaran.

Acara dilanjutkan dengan materi Syari’ah Bisnis Nasuha (SBN) oleh Haji Wahyu, pengusaha sembako Jakarta.

“Silahkan datang ke rumah saya setiap kamis, saya siap bantu semua anggota nasuha, yang mau lunas utang, atau mau bisnis tidak punya modal, saya suplai dagangan yang cepat laku” ajak Haji Wahyu.

Sesi terakhir Silaturahim Akbar Pengusaha Nasuha, diisi materi tentang Law Firm Nasuha. Haerul Ihwan mengumumkan secara resmi, bahwa selain lembaga Dakwah, dalam membantu anggotanya, komunitas Nasuha juga mendirikan lembaga bantuan hokum resmi milik komunitas Nasuha.

“Saya berharap anggota Nasuha menjadi pengacara untuk diri sendiri, Law Firm ini, adalah jalan akhir bila terjadi kedzaliman terhadap upaya hokum yang ditempuh sendiri oleh anggota Nasuha” harap Haerul Ihwan yang menjadi penanggung Jawab lembaga hokum ini. (Uha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed