oleh

Wow Reuni Apgan 90 di Cilacap Memukau, Walau di Payau

Cilacap, korankompas.com – Reuni Apgan 90 di Cilacap kali ini benar benar meledak, padahal hingga tiga bulan sebelum pelaksanaan, jangankan terlihat ada tanda tanda pelaksanaan digelar, kordinasi antar alumni yang tinggal di Cilacapnya saja belum terbangun.

H. Ahmad Munji selaku Ketua Umum Apgan 90 yang juga asal Cilacap, langsung gerak cepat dengan mengumpulkan para pegiat alumni di Jakarta, di Banyumas, di Bumiayu dan mengundang alumni dari Tegal, Purbalingga dan wilayah lainnya, merapatkan barisan.

Pada Oktober, yang sedianya akan mengumpulkan para kordinator wilayah di rumah Rusi’ah Salem, dipindahkan berkumpul di rumah Mardiyanto, Paguyangan Brebes.

Kemudian pada Desember 2021, mengumpulkan alumni yang domisili Cilacap dan para kordinator wilayah di rumah Karsiyem Cilacap, dan tanpa tawar menawar lagi dengan anggota, H. Ahmad Munji meminta untuk dibentuk langsung Panitia Reuni Apgan 90.

Peristiwa ini, persis seperti suasana menjelang detik detik proklamasi pada 15 Agustus 1945, dimana Syahrir, Ahmad Subardjo, Wikana dan Chaerul Saleh mendesak agar Bung Karno segera memproklamasikan kemerdekaan.

Maka terpilihlah, H. Masykur Ikhsan sebagai Ketua Pelaksana, Rohimin sebagai Wakil Ketua, Khuliyatul sekretaris dan Sri Winarsih sebagai Bendahara.

Hal hal lain mengenai bidang bidang kerja kepanitiaan, diminta untuk segera disusun dan dilaksanakan dengan segera dan dalam tempo yang sesingkat singkatnya.

Tiap hari dipantau oleh Ketum, lalu Tursino, tidak sabar, meminta tentukan dulu tanggal pelaksanaanya, setelah dipilih tanggal 15 – 16 Januari 2022, Tursino, Ahyar, Rohim dan Duroh langsung hunting mencari lokasi yang bisa digunakan untuk acara pelaksanaan.

Tidak mudah menentukan lokasi, karena keadaan sedang pandemi Covid 19, di wilayah Cilacap sendiri, tidak selonggar wilayah lainnya di Indonesia.

Setelah berhari hari berburu lokasi reuni, saat istirahat di rumah bendahara panitia, Tursino dkk melihat wisatawan lokal, lalu lalang, keluar masuk Hutan Mangrove Cigimbal Park, maka, dipilihlah Wisata Hutan Payau Tritih Kulon sebagai lokasi reuni.

Lalu untuk tempat istirahat para peserta, karena tamu lebih banyak dari luar kabupaten Cilacap, kemudian panitia membooking langsung 14 kamar yang ada di Hotel Lestari Cilacap.

Tidak seperti reuni reuni sebelumnya, bahkan mungkin panitia reuni di seluruh Indonesia. Rohimin membagikan kaos seragam biru untuk peserta reuni dikirim ke 6 wilayah kabupaten di Jawa Tengah.

“Mbuh bayar, mbuh ora, pokoke tak bagi disit, ora bayar ya kebangetan mbok” ujar Rohimin sambil mengangkut 200 pcs kaos ke JNE Cimahi untuk dikirim ke berbagai alamat.

Tidak hanya itu, sempat terjadi insiden panas. Rohimin marah kepada Uha selaku kordinator wilayah Jabotabek reuni kali ini.

“Uha, kamu harus berangkat dan sampai lokasi H-1, kutunggu, awas kalau tidak datang, kalau nggak punya ongkos, saya bayari, bener ini, jengkel aku” teriak rohimin via whatsapp dan voice record nya disebar oleh Rohimin di grup alumni, sebagai bukti, bahwa ini semua, tidak main main.

Akhirnya, bagai peribahasa Gayung bersambut, kata berjawab. Tepat hari Sabtu, 15 Januari 2022, ratusan alumni Apgan 90 dari berbagai kabupaten dan propinsi di Indonesia, datang berombongan datang mengalir tiada henti ke Hotel Lestari Cilacap.

Penginapan yang sejak pagi terlihat lengang, pada pukul 10.00 wib sudah mulai penuh sesak oleh peserta reuni. Salbani, Iksan dan Isbah juga terlihat sibuk menyambut tetamu yang hadir.

Banyaknya peserta yang datang dan langsung berangkulan, hal ini membuktikan bahwa banyak peserta yang reuni sebelumnya tidak berangkat, tapi khusus di Cilacap kali ini mereka hadir.

Anis Masruri, yang pada beberapa reuni sebelumnya tidak pernah hadir, kali ini hadir. Begitu juga, Rini, isteri Samsul Ma’arif yang juga pada reuni reuni sebelumnya tidak pernah mendampingi ikut suaminya, tapi kali ini, dia ikut hadir mendampingi Samsul, suaminya. Bahkan bisa ngobrol santai langsung dengan Karsiyem Ketua Konsumsi Panitia Reuni Cilacap.

Semua peserta reuni mengakui, Reuni Cilacap is The Best, silaturahim kali ini gaungnya memang hebat sekali, ditengah ketatnya mobilitas masyarakat karena pandemi Covid 19, peserta justru hadir membeludak.

“Saya menghaturkan banyak terimakasih kepada seluruh teman teman Apgan 90 dari berbagai wilayah, yang sudah kersa hadir ke Reuni 90 di Cilacap kali ini, mudah mudahan ini bermanfaat, dan kami segenap panitia dari Cilacap, memohon maaf, bila ada banyak kekurangan dan kekhilafan” ujar H. Masykur Ikhsan selaku Ketua Penyelenggara kepada wartawan media ini saat diwawancarai di sela sela kegiatan.

Euphoria peserta reuni Apgan 90 dalam acara reuni ini sangat tinggi sekali, susunan acara yang sudah tersusun rapih, berantakan. Semua ingin naik panggung.

Acara yang dipandu Hamidah dan Ma’rifah, mengalir bebas dan anehnya, peserta hingga usai acara tidak ada yang beranjak meninggalkan lokasi.

Padahal Hambali, pengelola lokasi acara, sudah mengingatkan berkali kali, agar peserta dibatasi, jangan ngumpul di tempat depan saja, dia meminta dibagi ke saung sebelahnya, tapi tetap saja, tak dihiraukan.

“Kulo mboten tanggung jawab loh pak, nanti saungnya ambruk, njenengan mlebet laut Nusakambangan!” ucap Hambali pada Syakur Ibnu Hanan penanggungjawab peserta.

Yang menarik, setelah acara usai, Ketua Umum Apgan 90 mengumpulkan seluruh peserta di halaman Hotel Lestari, pada tengah malam.
“Reuni selanjutnya pada Desember 2023, apakah setuju di Kabupaten Brebes?” tanya H. Ahmad Munji

“Setujuuuu” jawab peserta, kompak.

Awalnya Ahmad Zaeni Sapulete yang ditunjuk penanggungjawab reuni di Brebes, keberatan. Tapi setelah didukung alumni lain yang siap membantu, akhirnya menyanggupi.

Bahkan Zaeni Sapulete berancang ancang menggelar reuni mendatang di Hotel Dedy Jaya, hotel terbaik di Kota Brebes, tentunya dengan hidangan kudapan khas Brebes.

“Tak sediakna Sate Blengong, daging satene gede gede, samene mene kiyeh” ujar Zaeni Sapulete, sambil mengangkat kepalan tangannya. (uha).

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed